Bunga Bangkai yang tumbuh di pekarangan rumah warga Kampung Sarangan Desa Batang Kulur Kanan Kecamatan Sungai Raya HSS. (fauzie)
Kandangan, Onenewskalsel – Fenomena alam langka menghebohkan warga Kampung Sarangan, RT 1 Desa Batang Kulur Kanan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (21/11/2025) pagi. Sebuah bunga bangkai (Amorphophallus paeoniifolius) tiba-tiba muncul dan mekar di pekarangan rumah warga.
Kemunculan bunga beraroma khas ini sontak menarik perhatian masyarakat setempat. Warga berdatangan untuk melihat dari dekat keunikan bunga yang dikenal jarang mekar tersebut.
Muncul Setiap 3–10 Tahun, Mekar Hanya 24–48 Jam

Tanaman ini tergolong langka karena masa tumbuhnya tidak menentu, yakni antara tiga hingga sepuluh tahun sekali. Sementara masa mekarnya sangat singkat,yaitu hanya sekitar 24 hingga 48 jam sebelum kemudian layu dan membusuk.
Selain bentuknya yang unik, bunga bangkai juga dikenal mengeluarkan aroma seperti daging busuk. Bau tersebut berfungsi untuk menarik serangga guna membantu proses penyerbukan, sehingga masyarakat menyebutnya sebagai “bunga bangkai”.
Warga setempat menyebut bunga ini dengan nama lokal “Buti”. Meski tergolong langka, warga mengaku tidak terlalu terkejut karena bunga jenis ini beberapa kali muncul di wilayah mereka.
Dela Wina Agustina, warga yang melihat langsung kemunculan bunga tersebut, mengatakan bunga bangkai biasanya muncul menjelang musim tanam.
“Biasanya Buti ini tumbuh kalau mulai musim manaradak atau menyemai anak padi,” ujarnya.
Fenomena Unik Lain: Pohon Rambutan Berbuah Labu

Tak hanya kehadiran bunga bangkai, warga Desa Batang Kulur Kanan juga dihibur dengan fenomena unik lain yang tak kalah menarik dan menggelitik. Masih di pekarangan warga terlihat pohon rambutan yang tampak berbuah labu.
Sekilas, beberapa labu tampak bergelantungan di antara rambutan yang masih hijau. Namun setelah ditelusuri, ternyata labu tersebut berasal dari tanaman labu yang tumbuh di tanah lalu merambat ke atas pohon rambutan hingga berbuah di bagian pucuk.

Pemandangan itu membuat warga terkejut sekaligus tertawa kecil karena terlihat seolah-olah pohon rambutan benar-benar menghasilkan buah labu.
Labuk, warga yang melihat fenomena tersebut, mengaku awalnya kaget kemudian merasa lucu karena labu terlihat menyatu dengan buah rambutan di atas pohon.
Menjadi Hiburan Warga Desa
Dua fenomena alam unik ini menjadi tontonan sekaligus hiburan bagi warga desa. Selain karena langka, kemunculan bunga bangkai dan labu yang merambat ke pohon rambutan memberikan warna tersendiri bagi masyarakat di pedesaan.
Editor: Redaksi OneNews Kalsel
Sumber: Ahmad Fauzie






