BANJARMASIN, ONENEWSKALSEL — Harapan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kalimantan Selatan untuk memiliki rumah pertama kini semakin terbuka. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui kolaborasi dengan Bank Kalsel dan BP Tapera menghadirkan kemudahan pembiayaan berbasis Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), sebuah skema kredit bersubsidi yang dirancang agar pegawai pemerintah dapat memiliki hunian layak dengan biaya lebih terjangkau.
Program ini hadir bukan sekadar memenuhi kebutuhan rumah, tetapi juga menjawab keresahan banyak ASN—khususnya yang baru bekerja—yang selama ini harus tinggal di kontrakan atau menumpang keluarga karena keterbatasan biaya uang muka maupun suku bunga kredit komersial yang dinilai memberatkan.
Kemudahan Bagi ASN yang Memulai Hidup Baru
Kepala Cabang Bank Kalsel Martapura menjelaskan, skema FLPP menawarkan suku bunga rendah dan tetap, tenor panjang, serta nilai pembiayaan yang menyesuaikan harga jual rumah subsidi yang saat ini berada di kisaran Rp180 juta. Dengan skema ini, cicilan bulanan dapat ditekan lebih ringan sehingga tidak mengganggu kebutuhan hidup keluarga, terutama bagi ASN muda yang baru memulai karier.
“Program ini sangat membantu ASN yang ingin memiliki rumah pertama. Prosesnya mudah dan persyaratannya jelas,” ujarnya. Ia menambahkan, pembiayaan juga dapat diakses oleh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu, sehingga jangkauannya lebih luas.
Dukungan Pemprov Kalsel Bagi Kesejahteraan ASN
Pemprov Kalsel menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan pegawai, sekaligus untuk mendorong stabilitas sosial dan produktivitas kerja. Kepemilikan rumah dianggap sebagai kebutuhan mendasar agar ASN dapat bekerja lebih tenang dan fokus tanpa dibebani masalah tempat tinggal.
Selain menyediakan akses pembiayaan, pemerintah daerah juga membuka ruang kerja sama dengan berbagai pengembang perumahan agar stok rumah subsidi tetap tersedia di seluruh kabupaten/kota.
Cerita Harapan dari ASN
Bagi banyak ASN, kesempatan ini memberi makna lebih dari sekadar memiliki bangunan fisik. Rumah adalah tempat memulai masa depan, membangun keluarga, dan menciptakan kenyamanan hidup. Sejumlah ASN yang mengikuti sosialisasi bahkan menyebut program ini sebagai “pintu baru” menuju kemandirian.
“Saya sudah tiga tahun mengontrak. Semoga lewat FLPP ini saya bisa segera punya rumah sendiri,” ujar seorang ASN muda usai mengikuti sosialisasi di Martapura.
Mewujudkan Hunian Layak dan Terjangkau
Dengan komitmen pemerintah daerah, Bank Kalsel, dan BP Tapera, program FLPP diharapkan dapat menjangkau lebih banyak ASN yang membutuhkan. Kolaborasi ini bukan hanya mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar perumahan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan opsi masa depan yang lebih pasti bagi pegawai pemerintah di Banua.
Pada akhirnya, program ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerataan kesejahteraan dan wujud kepedulian pemerintah terhadap masa depan para ASN yang berkontribusi bagi pelayanan publik di Kalimantan Selatan.
Editor: Redaksi OneNews Kalsel
Sumber: RA / MC KALSEL






