Ari Sudarsono, General Manager Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin (Fauzie)
Banjarmasin, Onenewskalsel – Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi lonjakan arus penumpang pada momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 serta peringatan Haul Guru Sekumpul 5 Rajab di Kalimantan Selatan.
General Manager Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin, Ari Sudarsono, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai pembenahan dan revitalisasi Terminal Penumpang Banjarmasin guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Terminal penumpang saat ini telah kami revitalisasi untuk meningkatkan pelayanan. Salah satunya dengan penambahan fasilitas pendingin udara yang sebelumnya belum tersedia, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi para penumpang,” ujar Ari saat dikonfirmasi, Selasa (23/12/2025).
Selain peningkatan fasilitas utama, Pelabuhan Tri Sakti juga melengkapi sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya toilet khusus disabilitas, ruang menyusui, serta posko pelayanan dan pengamanan yang ditempatkan di area luar terminal penumpang.
“Beberapa fasilitas pendukung telah kami siapkan, termasuk toilet disabilitas, ruang menyusui, serta posko petugas yang berada di sisi luar terminal,” jelasnya.
Ari mengungkapkan, pada tahun 2025 arus penumpang di Pelabuhan Tri Sakti mengalami peningkatan sekitar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Puncak kepadatan penumpang tercatat terjadi pada 20 dan 22 Desember.
“Hingga saat ini, arus penumpang mengalami kenaikan sekitar 6 persen dibandingkan tahun lalu. Puncaknya terjadi pada tanggal 20 dan 22 Desember,” ungkapnya.
Terkait peringatan Haul Guru Sekumpul 5 Rajab, pihak pelabuhan juga telah melakukan koordinasi serta persiapan bersama para relawan untuk mendukung kelancaran arus kedatangan dan keberangkatan jemaah dari berbagai daerah.
“Kami telah berkoordinasi dan melakukan persiapan bersama relawan-relawan. Terima kasih atas dukungan semua pihak dalam membantu kelancaran arus penumpang,” tambah Ari.
Dalam menghadapi lonjakan penumpang, pihak pelabuhan juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga keamanan dan keselamatan diri selama berada di area pelabuhan. Untuk mendukung hal tersebut, jumlah personel keamanan ditambah hingga 50 persen dari kondisi normal.
“Kami mengimbau para penumpang untuk tetap waspada dan menjaga keamanan diri karena kondisi sedang ramai. Kami juga menambah tenaga keamanan hingga 50 persen,” katanya.
Selain penguatan personel, Pelabuhan Tri Sakti juga mengoptimalkan penggunaan mesin pemindai X-ray yang telah dioperasikan sejak November lalu. Seluruh penumpang diwajibkan melalui pemeriksaan X-ray sebelum memasuki terminal penumpang guna menjamin keamanan selama pelayaran.
“Terkait keselamatan, mesin X-ray telah kami operasikan sejak awal November. Setiap penumpang yang masuk terminal wajib melalui pemeriksaan demi keamanan selama berada di atas kapal,” tegasnya.
Sementara itu, menghadapi kondisi cuaca yang memasuki musim hujan, pihak pelabuhan terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca di wilayah Kalimantan Selatan.
“BMKG secara rutin memberikan pembaruan informasi cuaca. Jika terdapat potensi gangguan, peringatan dini selalu disampaikan kepada kami, pihak pelayaran, dan otoritas pelabuhan,” pungkas Ari.
Editor: Redaksi OneNews Kalsel
Sumber: Ahmad Fauzie






