Banjarmasin, Onenewskalsel – Semangat transformasi digital terus digaungkan Bank Kalsel melalui partisipasinya dalam program QRIS Race 2026. Melalui ajang tersebut, Bank Kalsel mengajak masyarakat untuk semakin aktif menggunakan layanan pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam berbagai transaksi sehari-hari.
Program QRIS Race 2026 menjadi momentum bagi perbankan untuk mendorong peningkatan transaksi non-tunai sekaligus memperluas ekosistem digital di daerah. Bank Kalsel pun menyatakan kesiapannya untuk menjadi yang terdepan dalam kompetisi tersebut.
Direksi Bank Kalsel menyampaikan bahwa partisipasi dalam QRIS Race bukan sekadar mengejar target transaksi, melainkan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran yang aman, cepat, dan efisien.
“Melalui QRIS, masyarakat dapat melakukan transaksi dengan lebih praktis tanpa perlu membawa uang tunai. Ini juga mendukung terciptanya sistem keuangan yang inklusif dan modern,” ujar perwakilan manajemen Bank Kalsel.
Dalam pelaksanaannya, Bank Kalsel terus memperluas jaringan merchant QRIS, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pusat perbelanjaan dan sektor jasa lainnya. Langkah tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan literasi serta adopsi pembayaran digital di Kalimantan Selatan.
Selain itu, Bank Kalsel juga menghadirkan berbagai program menarik guna mendorong partisipasi masyarakat, termasuk promo dan kemudahan akses layanan melalui aplikasi mobile banking.
QRIS sendiri merupakan standar kode QR nasional yang diluncurkan oleh Bank Indonesia untuk menyederhanakan transaksi pembayaran digital. Dengan satu kode QR, masyarakat dapat melakukan pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran yang telah terintegrasi.
Melalui QRIS Race 2026, Bank Kalsel optimistis dapat meningkatkan volume transaksi sekaligus memperkuat posisinya sebagai bank pembangunan daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Bank Kalsel mengajak seluruh nasabah dan masyarakat untuk mengakselerasi transaksi digital serta bersama-sama menjadi bagian dari transformasi ekonomi menuju era cashless.







