Banjarmasin, Onenewskalsel – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat konsolidasi sebagai tindak lanjut hasil entry meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Jumat (27/2/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan evaluasi Rencana Kerja (Renja) Januari 2026 serta sosialisasi penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) E-DALEV.
Kepala Bappeda Kalsel menyampaikan bahwa konsolidasi ini bertujuan memperkuat koordinasi antarbidang sekaligus memastikan kesiapan dokumen dan data yang diperlukan dalam proses pemeriksaan oleh BPK RI.
“Setiap perangkat daerah harus responsif dan proaktif dalam menyiapkan data dukung. Tindak lanjut hasil entry meeting harus segera dikoordinasikan agar proses pemeriksaan berjalan lancar,” ujarnya.
Selain membahas tindak lanjut pemeriksaan, forum tersebut juga mengevaluasi capaian pelaksanaan Renja Januari 2026. Evaluasi dilakukan untuk mengukur progres program dan kegiatan yang telah berjalan, sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.


Melalui evaluasi rutin tersebut, Bappeda berharap pelaksanaan program pembangunan daerah dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan sosialisasi SIPD E-DALEV sebagai instrumen digital untuk mendukung monitoring dan evaluasi pembangunan secara terintegrasi. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi pelaporan serta mempercepat proses analisis kinerja perangkat daerah.
Bappeda Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola perencanaan dan penganggaran yang akuntabel, transparan, dan berbasis sistem, sejalan dengan prinsip pengelolaan keuangan daerah yang baik.
Editor: Redaksi OneNews Kalsel
Sumber: RAI-Onenewskalsel.com








