Fatmawaty Raih Penghargaan Ibu Hebat (Ist)
Banjarmasin, Onenewskalsel — Kepedulian terhadap lingkungan yang dijalani dengan konsisten selama belasan tahun akhirnya berbuah manis bagi Fatmawaty. Perempuan yang telah 15 tahun berkecimpung sebagai relawan bank sampah ini menerima Penghargaan Ibu Hebat pada peringatan Hari Ibu Desember 2025.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Nur Sulaiman Community sebagai bentuk apresiasi kepada para ibu yang dinilai memiliki peran besar sebagai pejuang lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Bagi Fatmawaty, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan penguat semangat untuk terus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kami bergerak di bidang persampahan untuk memberi dorongan kepada masyarakat tentang pentingnya mengelola sampah dengan baik, memanfaatkannya, dan menjadikan sampah memiliki nilai jual,” ujar Fatmawaty, Senin (15/12/2025) malam.
Menurutnya, pengelolaan sampah tidak selalu harus menggunakan teknologi canggih. Hal terpenting justru terletak pada kesadaran diri untuk berubah dan peduli terhadap lingkungan.
Selain mengelola sampah, Fatmawaty juga mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk bertanam. Langkah sederhana tersebut, menurutnya, bisa memberi banyak manfaat, termasuk menghadirkan udara bersih atau “oksigen gratis” bagi keluarga.
“Bukan soal alat mahal atau mesin canggih. Semua bisa dimulai dari kesadaran diri. Dari hal kecil yang dilakukan secara konsisten,” tuturnya.
Ia berharap, gerakan kecil yang selama ini dijalankannya dapat mengubah pola pikir masyarakat tentang sampah. Dari yang semula dianggap tidak berguna, menjadi sesuatu yang bernilai dan membawa manfaat bagi lingkungan.
“Semoga dari semua ini bisa mengubah mindset kita. Sampah bukan lagi masalah, tapi peluang untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik,” pesannya.
Melalui kisah dan keteladanannya, Fatmawaty mengajak masyarakat untuk memulai perubahan dari diri sendiri. Mengelola sampah, sekecil apa pun langkahnya, diyakini dapat membawa dampak besar bagi masa depan lingkungan.
Editor: Redaksi OneNews Kalsel
Sumber: Ahmad Fauzie







