BANJARMASIN, ONENEWKALSEL – Kebakaran melanda deretan ruko di Jalan Pramuka, tepatnya di samping Kompleks Melati, Kota Banjarmasin, Sabtu (27/12/2025) malam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 Wita dan menghanguskan beberapa bangunan toko, termasuk sebuah toko material.
Sejumlah relawan pemadam kebakaran (BPK) dari berbagai wilayah di Banjarmasin bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Berkat kesigapan para relawan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan keterangan sementara dari relawan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari dalam ruko material.

“Ketika kami tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi berkobar cukup besar,” ujar edi penanggung jawab salah satu relawan dari Tim Pemadam Kebakaran KAY II.
Akibat kejadian tersebut, bangunan ruko material dan beberapa bangunan lain di sekitarnya mengalami kerusakan dan menghangus didalam toko-tok yang terdampak oleh si jago merah. Sementara itu, data terkait kerugian materiil akibat kebakaran masih belum dapat dipastikan.

Kesigapan para relawan pemadam kebakaran mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kecepatan respons para relawan dinilai mampu mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Pengelola BPK KAY II A. Yani Banjarmasin berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan relawan pemadam kebakaran. Menurutnya, selama ini operasional BPK, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun pemeliharaan peralatan, sebagian besar masih mengandalkan swadaya dan sumbangan masyarakat.


Ia juga menegaskan bahwa penyaluran dana bantuan dari pemerintah kota maupun provinsi idealnya diberikan kepada BPK atau tim relawan yang telah terdaftar secara resmi. Dengan adanya pendataan dan legalitas yang jelas, proses pembagian bantuan dinilai akan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran.
“Pendataan BPK yang terdaftar sangat penting agar pemerintah lebih mudah dalam menyalurkan bantuan, baik untuk perawatan peralatan, kebutuhan operasional, maupun dukungan kesejahteraan relawan,” ujarnya.

Para relawan berharap, melalui sistem pendataan yang terintegrasi, dukungan pemerintah tidak hanya terbatas pada kepesertaan BPJS, tetapi juga mencakup pemeliharaan peralatan, konsumsi setelah bertugas, serta kebutuhan operasional lainnya demi menunjang tugas kemanusiaan para relawan pemadam kebakaran di Kota Banjarmasin.
Editor: Redaksi OneNews Kalsel
Sumber: AI







