AMUNTAI, ONENEWSKALSEL – Bank Kalsel mengajak pelajar SMK Negeri 2 Amuntai untuk lebih cerdas dan waspada dalam menggunakan transaksi pembayaran digital, khususnya melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Edukasi ini dikemas dalam kegiatan literasi keuangan bertajuk “QRIS Mudah tapi Bisa Menjebak” yang digelar di lingkungan sekolah, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah yang bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap penggunaan uang dan sistem pembayaran digital secara aman dan bertanggung jawab.
Direktur Bisnis Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor, mengatakan kemudahan transaksi digital harus diimbangi dengan pemahaman terhadap risiko yang menyertainya. Menurut dia, masih banyak pengguna, termasuk pelajar, yang belum menyadari potensi penipuan dalam transaksi non-tunai.

“QRIS memang memudahkan, tetapi jika tidak digunakan dengan bijak bisa menimbulkan risiko, seperti penipuan QR palsu dan pencurian data. Karena itu, edukasi sejak dini sangat penting,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelajar sebagai generasi digital perlu dibekali literasi keuangan agar mampu menjadi pengguna layanan keuangan yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Kepala SMKN 2 Amuntai, Herry Fitriyadi, mengapresiasi kegiatan edukasi yang dilaksanakan Bank Kalsel. Ia menilai sosialisasi tersebut sangat relevan dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan siswa dalam bertransaksi.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman nyata kepada siswa tentang pentingnya keamanan dalam transaksi digital, sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap Rupiah,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa juga mendapatkan materi tentang literasi keuangan, keamanan transaksi digital, serta pengenalan Rupiah sebagai alat pembayaran sah dan simbol kedaulatan negara. Bank Kalsel berharap edukasi ini dapat mendorong pelajar menjadi pengguna transaksi digital yang lebih bijak di era modern.
Editor: Redaksi OneNews Kalsel
Sumber: RA/SA







