H. Mochtasrul Hamzah Noor / Pemerhati Olahraga Banua
Banjarmasin, Onenewskalsel.com — Menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan tahun 2026, nama Hasnuryadi Sulaiman dinilai layak memimpin KONI Kalsel untuk periode 2026–2030.
Hasnuryadi disebut sebagai sosok yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan Bambang Hery Purnama yang telah menjabat selama dua periode.
Pemerhati olahraga Kalimantan Selatan, Hamzah Noor, menilai Hasnuryadi memiliki sejumlah keunggulan yang menjadikannya figur ideal untuk memimpin organisasi olahraga tersebut ke depan.
“Beliau memiliki kecintaan yang besar terhadap olahraga serta komitmen kuat untuk memajukan dunia olahraga di daerah. Selain itu, Hasnuryadi juga dinilai mampu melanjutkan program-program yang telah dirintis oleh orang tuanya, almarhum H. Sulaiman HB, yang sebelumnya pernah memimpin KONI Kalsel selama dua periode,” ujar Hamzah.
Ia menambahkan, Hasnuryadi merupakan putra daerah atau “Urang Banua” yang memahami karakter serta kebutuhan pengembangan olahraga di Kalimantan Selatan.
Selain dikenal di dunia olahraga, Hasnuryadi yang juga menjabat sebagai CEO Barito Putera dinilai mewarisi semangat dan dedikasi orang tuanya dalam membina serta mengembangkan olahraga di daerah.
Dukungan dari kalangan masyarakat olahraga pun terus menguat. Mereka berharap Hasnuryadi mampu membawa perubahan positif sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Kalimantan Selatan di berbagai cabang.
Hamzah Noor juga menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh KONI Kalsel. Ia berharap kepengurusan mendatang memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat.
“Sudah saatnya dilakukan regenerasi. Berikan kesempatan kepada generasi muda untuk menjadi pengurus agar mereka dapat belajar dan berkembang. Sementara itu, pengurus senior diharapkan dapat memberikan ruang dan tidak lagi mendominasi,” tegasnya.
Ia juga mengusulkan agar batas usia menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan kepengurusan. Hal ini dinilai penting untuk menghindari kesan jabatan yang dipegang seumur hidup, sekaligus memberi prioritas kepada figur berusia produktif yang dinilai lebih energik dan inovatif.
Dengan adanya regenerasi tersebut, KONI Kalimantan Selatan diharapkan semakin solid, profesional, serta mampu meningkatkan prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan.
Penulis: Ahmad Fauzie







