Kotabaru — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) di Desa Rampa, Kabupaten Kotabaru.
Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk memastikan setiap proyek berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kepala Disperkim Kalsel, Mursyidah Aminy, memimpin langsung kunjungan lapangan tersebut, didampingi Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Kotabaru, H. Akhmad Junaidi, serta jajaran kepala bidang dan tenaga fasilitator lapangan.
Monitoring kali ini menitikberatkan pada progres konstruksi PSU permukiman di Mekarsari dan perbaikan RTLH yang terdampak bencana. Program ini diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang lebih layak.
“Program ini tidak hanya memperbaiki fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga dengan hunian yang lebih sehat dan nyaman,” — Mursyidah Aminy, Kepala Disperkim Kalsel
Pemerintah Provinsi Kalsel optimistis, melalui kerja sama lintas sektor dan pelibatan masyarakat, program perbaikan rumah dan pembangunan PSU ini mampu memberikan manfaat jangka panjang, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
“Dengan evaluasi berkala dan keterlibatan warga, kami terus memastikan setiap pembangunan berjalan optimal, sesuai target, dan membawa perubahan positif bagi masa depan kawasan permukiman di Kalimantan Selatan,”ujar Mursyidah.
(MCKalsel/Onenewskalsel)







