BANJARMASIN, ONENEWSKALSEL – Memasuki pekan terakhir Championship Indonesia 2026 Grup Timur, sorotan tajam datang dari pemerhati sepak bola Banjarmasin, H. Hamzah Noor. Ia menilai tiga laga penentuan yang melibatkan tim papan atas sarat kepentingan dan berpotensi menimbulkan polemik jika tidak diawasi secara ketat.
Tiga tim yang masih bersaing memperebutkan tiket promosi ke Liga 1 yakni Barito Putera, Persipura Jayapura, dan PSS Sleman akan menjalani laga hidup-mati secara bersamaan pada awal Mei 2026.
PSS Sleman dijadwalkan menghadapi PSIS Semarang, Persipura melawan Persiku Kudus, sementara Barito Putera menjamu Persipal Palu. Ketatnya selisih poin membuat hasil dari tiga pertandingan ini akan menjadi penentu langsung siapa yang berhak promosi.

H. Hamzah Noor menegaskan, situasi tersebut tidak bisa dianggap biasa. Ia secara tegas meminta PSSI mengambil langkah konkret dengan menghadirkan wasit asing.
“Ini bukan pertandingan biasa. Ini laga krusial yang menentukan nasib tiga tim sekaligus. PSS Sleman, Persipura, dan Barito Putera sama-sama punya peluang. Karena itu, pertandingan harus benar-benar steril dari hal-hal yang mencederai sportivitas,” ujarnya tegas.
Dalam wawancara, ia menyoroti potensi kerawanan yang kerap muncul di laga-laga penentuan, mulai dari keputusan kontroversial hingga isu pengaturan skor.
“Dalam rangka menghadapi pertandingan terakhir ini, khususnya di Liga 2, tiga pertandingan ini adalah laga krusial dan penentuan. PSS Sleman menjamu PSIS Semarang, Persipura menjamu Persiku Kudus, dan Barito Putera menjamu Persipal Palu. Ini tidak boleh ada celah sedikit pun,” katanya.
Ia pun secara lugas mendorong federasi untuk tidak ragu mengambil keputusan strategis.
“Saya selaku pemerhati Barito Putera meminta kepada PSSI agar pertandingan ini menggunakan wasit asing. Ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena pertandingan ini menentukan masa depan tiga tim,” tegasnya.
Menurutnya, kehadiran wasit asing bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak demi menjaga kredibilitas kompetisi.
“Harapan kami jelas, PSSI harus berani dan tegas. Jangan sampai laga sepenting ini justru diwarnai kontroversi. Keputusan yang diambil sekarang akan menentukan kepercayaan publik ke depan,” pungkasnya.
Tim Redaksi One News Kalsel









