BALANGAN, ONENEWSKALSEL – Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Hj. Linda Wati, menghadiri pembukaan Balangan Islamic Festival (BIF) 2026 yang digelar di kawasan Komplek Perkantoran Tugu Maritam, Kecamatan Paringin Selatan, Jumat (5/6/2026) malam.
Festival keagamaan tersebut berlangsung meriah dan disambut antusias ribuan masyarakat. Kehadiran penyanyi religi nasional, Haddad Alwi, menjadi daya tarik utama yang semakin menyemarakkan pembukaan acara sekaligus menghadirkan nuansa religius di tengah masyarakat.
Lantunan lagu-lagu religi yang dibawakan Haddad Alwi mampu menciptakan suasana khidmat dan penuh kehangatan. Ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara tampak larut dalam lantunan syiar Islam yang menjadi salah satu ciri khas Balangan Islamic Festival tahun ini.
Di sela kegiatan, Linda Wati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Balangan beserta seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan penyelenggaraan Balangan Islamic Festival 2026. Menurutnya, festival tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi media dakwah yang efektif untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Balangan Islamic Festival menjadi wadah yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi, memperkuat syiar Islam, sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai religius. Antusiasme masyarakat yang begitu besar menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini memang dinantikan,” ujar Linda Wati.
Ia juga menilai kehadiran tokoh seni religi nasional seperti Haddad Alwi dapat memberikan inspirasi, khususnya bagi generasi muda, agar semakin mencintai seni dan budaya Islami sebagai bagian dari pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Pembukaan Balangan Islamic Festival 2026 turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Balangan.
Melalui penyelenggaraan festival tersebut, Linda Wati berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat persatuan serta memperkokoh keharmonisan sosial di Bumi Sanggam.
Red/Onenewskalsel








