BALANGAN, ONENEWSKALSEL – Pemerintah Kabupaten Balangan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui pemanfaatan teknologi informasi dan integrasi data kependudukan. Langkah tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Balangan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan terkait pemberian akses data kependudukan.
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kantor BPBD Balangan, Rabu (17/6/2026), dirangkai dengan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi jajaran BPBD sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Balangan, Andi Firmansyah, mengatakan pemberian akses data kependudukan kepada BPBD bertujuan mendukung percepatan penanganan bencana, khususnya dalam proses pendataan masyarakat terdampak.
Menurutnya, data kependudukan yang akurat dan terintegrasi akan mempermudah petugas dalam melakukan identifikasi korban, penyaluran bantuan, hingga penyusunan laporan pascabencana secara lebih cepat dan tepat sasaran.
“Melalui kerja sama ini, BPBD dapat memanfaatkan data kependudukan secara resmi sesuai ketentuan yang berlaku sehingga proses penanganan bencana menjadi lebih efektif,” ujarnya.
Selain penandatanganan PKS, Disdukcapil juga memberikan layanan jemput bola aktivasi IKD kepada seluruh personel BPBD. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas implementasi identitas kependudukan digital di lingkungan instansi pemerintah.
Sementara itu, pihak BPBD Balangan menyambut baik kerja sama tersebut karena dinilai akan meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam proses pendataan saat terjadi bencana. Dengan akses terhadap data kependudukan yang valid, proses verifikasi identitas masyarakat terdampak dapat dilakukan secara lebih efisien.
Kolaborasi antara Disdukcapil dan BPBD ini diharapkan menjadi fondasi dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang semakin responsif, terintegrasi, dan berbasis data. Sinergi antarlembaga tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Balangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di daerah.
Red/Onenewskalsel








