Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polda Kalsel Gelar Lomba Madihin dan Hadrah untuk Lestarikan Budaya Banua

BANJARBARU, ONENEWSKALSEL – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Selatan akan menggelar Lomba Madihin dan Hadrah sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan yang mengusung semangat “Polri untuk Masyarakat” tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, mulai pukul 07.00 Wita hingga selesai di Lapangan Dr. Murdjani, Kota Banjarbaru.

Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Perintah Nomor Sprin/787/VI/HUK.6.6./2026 tanggal 31 Mei 2026 tentang penugasan panitia dalam rangka rangkaian kegiatan Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara ke-80.

Pada lomba Madihin, panitia mencatat sebanyak 37 peserta yang terdiri atas 15 personel Polri dan 22 peserta dari kalangan masyarakat. Masing-masing peserta akan diberikan waktu tampil selama 10 menit untuk menunjukkan kemampuan berpantun dan menyampaikan pesan-pesan budaya khas Banjar.

Sementara itu, lomba Hadrah diikuti oleh 17 grup, terdiri atas empat grup dari unsur Polri dan 13 grup dari masyarakat. Setiap grup akan memperoleh waktu penampilan selama 20 menit untuk menampilkan kreasi seni musik religi yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Selatan.

Sebelum pelaksanaan lomba, panitia telah menyusun sejumlah tahapan kegiatan. Pendaftaran peserta berlangsung pada 9 hingga 15 Juni 2026, dilanjutkan rapat bersama dewan juri pada 15 Juni 2026. Sosialisasi kegiatan melalui media massa dilakukan pada 16 Juni 2026 bekerja sama dengan Bidang Humas Polda Kalsel, sedangkan technical meeting digelar secara daring pada 18 Juni 2026. Sehari sebelum acara, panitia akan melakukan pemasangan perlengkapan dan gladi pembukaan.

Untuk menjamin objektivitas penilaian, dewan juri akan melibatkan unsur akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan maupun Kota Banjarbaru, serta tokoh seni dan budaya masyarakat.

Baca Juga  Ribuan Kilogram Pangan Ludes di Gerakan Pangan Murah Arutmin Borneo Run 2025

Panitia juga menyiapkan berbagai penghargaan bagi para pemenang. Pada kategori Madihin, juara pertama akan menerima uang pembinaan sebesar Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Sementara untuk kategori Hadrah, juara pertama memperoleh Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta. Selain itu, para pemenang juga akan mendapatkan piala dan piagam penghargaan.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah, seluruh peserta diwajibkan mengenakan pakaian Sasirangan lengkap dengan topi laung khas Banjar selama mengikuti perlombaan.

Kegiatan ini diperkirakan dihadiri sekitar 603 undangan yang terdiri dari pejabat utama Polda Kalsel, unsur Forkopimda, panitia, peserta, dan tamu undangan lainnya. Kehadiran masyarakat umum dan komunitas lokal yang diperkirakan mencapai 300 orang, ditambah pengunjung Car Free Day, diharapkan semakin menambah semarak acara.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia juga menyiapkan layanan konsumsi melalui dapur umum yang dikelola oleh Randurlap Satbrimob Polda Kalimantan Selatan.

Melalui kegiatan ini, Polda Kalimantan Selatan tidak hanya memperingati Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas budaya Banua. Momentum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui seni, budaya, dan nilai-nilai kebersamaan.

RLS – BIDPROPAM POLDA KALSEL / RA-ONENEWSKALSEL

error: Content is protected !!