Bank Kalsel Resmi Jadi Bank Devisa, Transaksi Internasional Kini Lebih Mudah bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha

BANJARMASIN, ONENEWSKALSEL — Bank Kalsel resmi menyandang status sebagai bank devisa, membuka babak baru dalam pengembangan layanan perbankan di Kalimantan Selatan. Dengan status tersebut, masyarakat maupun pelaku usaha kini dapat melakukan berbagai transaksi keuangan internasional secara langsung melalui Bank Kalsel, tanpa harus bergantung pada bank lain.

Layanan yang tersedia meliputi pembukaan rekening valuta asing (valas), pengiriman dan penerimaan dana dari luar negeri (remitansi), transaksi ekspor-impor, layanan treasury, hingga penukaran mata uang asing.

Peresmian layanan bank devisa ditandai dengan pembukaan rekening valuta asing pertama oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, sebagai simbol dimulainya operasional layanan tersebut.

Gubernur Muhidin mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang dipersiapkan Bank Kalsel selama dua tahun terakhir. Menurutnya, status bank devisa menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi Kalimantan Selatan.

Terlebih, pemerintah daerah diperkirakan akan menghadapi penurunan alokasi transfer dari pemerintah pusat pada tahun-tahun mendatang. Kondisi tersebut menuntut daerah untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan aktivitas perdagangan dan investasi, termasuk yang melibatkan pasar internasional.

“Peluncuran Bank Devisa Bank Kalsel ini telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Alhamdulillah hari ini kita resmi meluncurkannya. Dengan status sebagai bank devisa, daya saing Bank Kalsel akan semakin meningkat, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan transaksi langsung dengan luar negeri,” ujar Muhidin.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, berharap kehadiran layanan bank devisa dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, pelaku usaha, maupun sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah merambah pasar internasional.

Baca Juga  Polsek Banjarmasin Selatan Ungkap Kasus Sabu, Pria 42 Tahun Ditangkap

“Harapan kami masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Direktur Utama PT Bangun Banua, Afrizaldi. Menurutnya, status bank devisa merupakan terobosan penting yang akan memberikan kemudahan bagi berbagai transaksi bisnis berskala internasional.

“Kami mengucapkan selamat atas peluncuran Bank Devisa Bank Kalsel. Ini merupakan terobosan baru bagi perusahaan daerah. Berbagai transaksi internasional kini dapat dilakukan dengan lebih mudah melalui Bank Kalsel,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar. Ia berharap layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM yang produknya telah menembus pasar ekspor.

“Harapan kami, layanan bank devisa ini dapat dimanfaatkan oleh UMKM yang sudah go internasional. Beberapa produk lokal telah berhasil memasuki pasar luar negeri, dan fasilitas ini tentu akan semakin mendukung pengembangannya,” katanya.

Perjalanan Bank Kalsel menuju status bank devisa dimulai sejak 2024 melalui pembentukan tim khusus yang bertugas mempersiapkan seluruh persyaratan regulator. Berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan sistem teknologi informasi, hingga penyempurnaan infrastruktur operasional dan tata kelola perusahaan.

Pada 2025, Bank Kalsel akhirnya memperoleh izin sebagai bank devisa setelah memenuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan.

Sebanyak 53 rekomendasi strategis berhasil diselesaikan sebagai bagian dari penguatan lima pilar utama, yakni tata kelola dan manajemen risiko, infrastruktur operasional dan sistem teknologi, kepatuhan terhadap program anti pencucian uang, kesiapan correspondent banking, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang treasury.

Dengan status barunya, Bank Kalsel kini dapat melayani pembukaan rekening valuta asing dengan setoran awal minimal 100 dolar Amerika Serikat, layanan remitansi internasional, transaksi treasury, hingga penukaran mata uang asing.

Baca Juga  Perkuat Standar Halal, Puluhan Juru Sembelih se-Kalsel Ikuti Pelatihan Profesional di Banjarmasin

Status sebagai bank devisa diharapkan semakin memperkuat posisi Bank Kalsel sebagai lembaga keuangan daerah yang mampu memberikan layanan berstandar internasional sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing Kalimantan Selatan di tingkat global.

(Red/Onenewskalsel)