RANTAU, ONENEWSKALSEL – Unit Pelaksana Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Rantau membuka layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tapin, Selasa (21/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor menerima paket sembako sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Kepala UPPD Samsat Rantau, Hj. Rayna Hendriyani, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari layanan Samsat Keliling yang digelar bertepatan dengan Apel Hari Kesadaran Nasional. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran ASN untuk membayar pajak kendaraan tepat waktu sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tapin.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari layanan Samsat Keliling dalam rangka Apel Hari Kesadaran Nasional. ASN yang membayar pajak kendaraan bermotor kami berikan paket sembako sebagai bentuk apresiasi. Harapannya, kepatuhan wajib pajak semakin meningkat dan berdampak pada peningkatan PAD Kabupaten Tapin,” ujar Rayna.
Ia mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tapin agar tidak menunda pembayaran pajak kendaraan bermotor. Menurutnya, kepatuhan membayar pajak merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan penerimaan daerah.
Rayna menambahkan, pelayanan pembayaran pajak kendaraan tidak hanya tersedia di Kantor Samsat maupun saat layanan dibuka di lingkungan Kantor Setda Tapin, tetapi juga melalui armada Samsat Keliling yang secara rutin menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Tapin.
Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polres Tapin, Iptu H.M. Salahuddin Ariza, menjelaskan bahwa layanan Samsat Keliling telah memiliki jadwal tetap di sejumlah kecamatan, di antaranya Tambarangan, Candi Laras, dan Salam Babaris. Dengan pola pelayanan tersebut, seluruh kecamatan di Kabupaten Tapin dapat terlayani dalam kurun waktu satu pekan.
“Samsat Keliling beroperasi di Tambarangan setiap hari Senin, kemudian di Candi Laras dan Salam Babaris. Dengan jadwal tersebut, seluruh wilayah di Kabupaten Tapin dapat terlayani dalam satu minggu,” jelasnya.
Ariza berharap gerakan ASN taat pajak dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat sehingga kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor terus meningkat.
“Untuk membangun Banua, khususnya Kabupaten Tapin, kami berharap ASN dapat menjadi teladan dalam memenuhi kewajiban membayar pajak. Jika dimulai dari ASN, diharapkan masyarakat juga akan semakin sadar dan patuh membayar pajak,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapin bersama UPPD Samsat Rantau berharap budaya taat pajak semakin mengakar di tengah masyarakat. Meningkatnya kepatuhan wajib pajak diyakini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD yang pada akhirnya mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tapin.
AF/ONENEWSKALSEL








