SKB dan BPBD Balangan Bersinergi Bangun Generasi Tangguh Bencana Melalui Pendidikan

BALANGAN, ONENEWSKALSEL – Upaya membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana terus diperkuat di Kabupaten Balangan. Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Balangan resmi menjalin kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan untuk mengintegrasikan pendidikan kebencanaan ke dalam program pendidikan nonformal dan informal.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor BPBD Balangan, Selasa (12/5/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, bersama pihak SKB Balangan dan disaksikan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui jalur pendidikan.

Menurutnya, sinergi tersebut mencakup penyusunan modul pembelajaran kebencanaan, pelaksanaan pelatihan, hingga berbagai kegiatan edukatif yang menyasar peserta didik SKB dari berbagai kelompok usia.

“Kerja sama ini juga mencakup pelaksanaan program BPBD Balangan seperti Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), simulasi kebencanaan, serta berbagai program peningkatan kesiapsiagaan lainnya,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Ia menilai pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan literasi kebencanaan karena mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga di wilayah pedesaan yang mengikuti program pendidikan luar sekolah.

“SKB memiliki peserta didik dari berbagai kalangan dan rentang usia, mulai dari program Kejar Paket hingga komunitas belajar masyarakat. Ini merupakan peluang besar untuk menanamkan budaya sadar bencana sejak dini,” katanya.

Melalui kerja sama tersebut, materi terkait kesiapsiagaan, mitigasi risiko bencana, hingga prosedur evakuasi mandiri akan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di SKB Balangan.

BPBD Balangan berharap langkah ini dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat sehingga lebih siap menghadapi berbagai kondisi darurat akibat bencana alam.

Baca Juga  Atraksi Jupiter Aerobatic Team Pukau Warga Banua, Gubernur Muhidin Beri Apresiasi

Selain meningkatkan literasi kebencanaan, kolaborasi tersebut juga sejalan dengan konsep pendidikan sepanjang hayat yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter masyarakat yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko bencana di daerah.


RED-ONENEWSKALSEL