BANJARMASIN, ONENEWSKALSEL – Minat masyarakat Kalimantan Selatan untuk mempersiapkan keberangkatan ibadah haji melalui tabungan syariah menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme warga yang mengunjungi stan Bank Kalsel Syariah dalam ajang Syariah Financial Fair (Syafif) di Duta Mall Banjarmasin.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 4–5 Juli 2026, tersebut menjadi momentum bagi Bank Kalsel Syariah untuk memperkenalkan berbagai produk dan layanan keuangan syariah kepada masyarakat, khususnya fasilitas Tabungan Haji.
Antusiasme pengunjung bahkan terlihat dari jumlah masyarakat yang langsung membuka rekening selama kegiatan berlangsung. Kepala Cabang Bank Kalsel Syariah Banjarmasin, Supian, mengatakan terdapat sekitar 30 nasabah baru yang membuka Tabungan Haji.
“Selama Syafif, pengunjung stan kami yang membuka Tabungan Haji sebanyak 30-an nasabah baru dan tabungan lainnya sebanyak 12 nasabah,” ujar Supian.
Selain menawarkan kemudahan dalam mempersiapkan dana keberangkatan haji, Bank Kalsel Syariah juga memberikan sejumlah promo kepada masyarakat yang menjadi nasabah baru selama kegiatan berlangsung.
Salah satunya berupa pembebasan setoran awal Tabungan Haji sebesar Rp100 ribu. Setelah itu, nasabah dapat melanjutkan setoran dengan nominal yang disesuaikan kemampuan masing-masing.
Bank Kalsel Syariah juga memberikan hadiah langsung bagi masyarakat yang membuka rekening dengan setoran awal sebesar Rp500 ribu.
Menurut Supian, tingginya respons masyarakat menjadi sinyal positif terhadap semakin berkembangnya pemahaman dan kepercayaan warga terhadap layanan keuangan berbasis syariah.
Ia berharap masyarakat yang telah membuka Tabungan Haji dapat konsisten menyisihkan sebagian penghasilannya sehingga rencana menunaikan ibadah haji dapat dipersiapkan dengan baik.
Supian juga mendoakan agar seluruh nasabah diberikan kemudahan dalam menabung serta kelancaran hingga tiba waktunya memenuhi panggilan untuk menunaikan ibadah haji.
Syariah Financial Fair sendiri merupakan kegiatan kolaborasi perbankan syariah di Kalimantan Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh produk dan layanan keuangan syariah.
Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai produk perbankan syariah, tetapi juga didorong untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Kalimantan Selatan.
Red/Onenewskalsel








