One Day Service UNUKASE Disambut Antusias, 27 Santri Darul Muhibbien Langsung Daftar Kuliah

BANJAR, ONENEWSKALSEL – Komitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi kalangan pesantren terus diwujudkan Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE). Melalui program One Day Service Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), sebanyak 27 santri Pondok Pesantren Darul Muhibbien Binuang, Kabupaten Tapin, langsung mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa baru, Minggu (12/7/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari strategi UNUKASE dalam mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada lingkungan pesantren sekaligus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan Islam di Kalimantan Selatan.

Rombongan UNUKASE dipimpin Wakil Rektor I, Dr. H. Jarkawi, M.M.Pd., didampingi Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Sosial, dan Humaniora (FESH) yang juga Wakil Ketua PMB, Redhana Aulia, S.P., M.P., Ketua PMB Alkausar, S.T., M.Ars., IAI., dosen Program Studi Agribisnis Kastalani, S.Pt., M.S., staf LPPM Rahmad Nur Hadhy, S.Hut., serta Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Muhdi, S.E., M.M.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Muhibbien, KH. M. Anshary El Karim, di kompleks pondok pesantren yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Kilometer 84, Haruban, Desa Tungkap, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.

Dalam sambutannya, Jarkawi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah terjalin antara UNUKASE dan Pondok Pesantren Darul Muhibbien. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan pesantren agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“UNUKASE siap menjadi mitra bagi para santri yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi melalui pendampingan akademik maupun berbagai program beasiswa. Kami berharap semakin banyak lulusan pesantren yang menjadi sarjana tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an,” ujar Jarkawi.

Ia menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pesantren merupakan langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

Baca Juga  Komisi III DPRD Balangan Apresiasi Pencabutan Perbup

Selain melaksanakan sosialisasi PMB, tim UNUKASE juga mengundang KH. M. Anshary El Karim untuk menjadi narasumber dalam kegiatan pembinaan mahasiswa di lingkungan kampus. Keterlibatan tokoh pesantren tersebut diharapkan dapat memperkuat pendidikan karakter serta menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah kepada mahasiswa.

Menanggapi hal itu, KH. M. Anshary El Karim menyampaikan apresiasinya atas inisiatif UNUKASE dalam membangun kemitraan dengan pesantren. Menurutnya, sinergi tersebut akan membuka peluang lebih besar bagi santri untuk melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Semoga silaturahmi ini menjadi awal lahirnya berbagai program yang memberikan manfaat bagi santri, pesantren, maupun masyarakat luas. Pendidikan pesantren dan perguruan tinggi memiliki tujuan yang sama, yakni membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan agama,” katanya.

Pada kesempatan itu, akademisi sekaligus Dewan Pembina Pondok Pesantren Darul Muhibbien, Prof. H. Hermansyah, turut memberikan motivasi kepada para santri mengenai pentingnya pendidikan tinggi sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.

Antusiasme peserta terlihat tinggi. Usai mengikuti sesi motivasi dan konsultasi bersama Tim PMB, para santri langsung memanfaatkan layanan One Day Service untuk melakukan pendaftaran secara daring.

Berdasarkan data Tim PMB UNUKASE, sebanyak 27 calon mahasiswa berhasil menyelesaikan proses pendaftaran pada hari yang sama. Sebanyak 10 orang memilih Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), empat orang Program Studi Farmasi, tiga orang Agribisnis, masing-masing satu orang Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Arsitektur, sementara delapan calon mahasiswa lainnya masih dalam tahap menentukan program studi yang akan dipilih.

Selain sosialisasi penerimaan mahasiswa baru, kedua belah pihak juga membahas peluang kerja sama dalam penyediaan akses beasiswa bagi lulusan pesantren, penguatan pendidikan karakter, pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan dakwah berbasis keilmuan.

Baca Juga  Bank Kalsel Perbarui Suku Bunga Dasar Kredit per Maret 2026, Ini Rinciannya

Melalui kegiatan tersebut, UNUKASE kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dengan pondok pesantren sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang unggul secara akademik, berintegritas, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

(Red/Onenewskalsel)