UMKM Kalsel Didorong Naik Kelas, Pemprov Siapkan Jalan Tembus Pasar Global

BANJARMASIN, ONENEWSKALSEL — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan terus memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Global yang diikuti 30 pelaku UKM dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengatakan daerah memiliki potensi besar dalam pengembangan produk unggulan berbasis ekspor. Menurutnya, sejumlah produk lokal Kalsel memiliki kualitas dan karakteristik khas yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Kalimantan Selatan memiliki kekayaan produk lokal yang sangat potensial untuk menembus pasar global. Berbagai produk unggulan kita memiliki kualitas dan keunikan yang mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar pria yang akrab disapa Gia itu di Banjarmasin, Selasa (5/5/2026).

Ia menyebutkan sejumlah produk unggulan daerah yang berpotensi menembus pasar ekspor, di antaranya kain sasirangan yang sarat nilai budaya, kerajinan anyaman purun yang ramah lingkungan dan mulai diminati pasar global, hingga kerajinan kayu dan rotan dengan nilai estetika tinggi.

Selain itu, sektor pangan olahan seperti produk hasil perikanan, olahan berbasis kelapa, serta makanan khas daerah juga dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi.

Namun demikian, Gia menegaskan tantangan utama yang dihadapi saat ini ialah meningkatkan nilai tambah produk agar tidak lagi dipasarkan dalam bentuk bahan mentah.

“Tantangan kita ke depan adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah, sehingga produk yang kita ekspor bukan lagi bahan mentah, melainkan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” tegasnya.

Melalui pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai standar produk internasional, strategi pemasaran global, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar.

Baca Juga  Pipa Bocor di Jalan Sutoyo, Pasokan Air Bersih Warga Banjarmasin Terganggu

Menurut Gia, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya saing produk daerah di tengah persaingan pasar global yang semakin kompetitif.

“Pelaku usaha tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga harus memahami standar global, branding, dan strategi pemasaran internasional,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjut Gia, juga berkomitmen mendorong peningkatan ekspor daerah melalui program pembinaan berkelanjutan, fasilitasi promosi, serta pembukaan akses pasar internasional bagi pelaku UMKM.

“Melalui pelatihan ini, kita ingin mendorong transformasi pelaku usaha dari sekadar produsen lokal menjadi pelaku usaha yang berorientasi global,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas jejaring bisnis ke pasar yang lebih luas.

“Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga ke depan produk-produk Kalimantan Selatan mampu menembus pasar global,” tutupnya.


RED-ONENEWSKALSEL

error: Content is protected !!