BANJARBARU, ONENEWSKALSEL – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan persiapan Kalsel Expo 2026. Ajang tahunan tersebut diproyeksikan menjadi ruang promosi sekaligus penggerak transaksi bagi produk unggulan daerah dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Persiapan dilakukan melalui rapat koordinasi bersama sejumlah perusahaan yang akan terlibat sebagai sponsor maupun peserta pameran. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ingin memastikan pelaksanaan Kalsel Expo 2026 berlangsung lebih berkualitas, nyaman bagi pengunjung, serta memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha dan perekonomian daerah.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Ahmad Bagiawan mengatakan, pelaksanaan Kalsel Expo 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas ruang promosi bagi produk lokal dan UMKM.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi tindak lanjut arahan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin agar potensi produk unggulan daerah semakin dikenal dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
“Kalsel Expo bukan sekadar pameran, tetapi menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pelaku UMKM, dunia usaha, investor, dan masyarakat. Sesuai arahan Bapak Gubernur H. Muhidin, kita ingin produk-produk unggulan Kalimantan Selatan semakin dikenal, pasar semakin luas, dan pada akhirnya memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Ahmad Bagiawan di Banjarbaru, Rabu (8/7/2026).


Ia menyebut antusiasme perusahaan yang mendaftarkan diri sebagai sponsor maupun peserta menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap Kalsel Expo sebagai salah satu ajang promosi perdagangan di Kalimantan Selatan.
Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan sekaligus memperkuat ekosistem perdagangan dan pemasaran produk lokal.
Tidak hanya mempersiapkan stan pameran, Disdag Kalsel bersama sejumlah perangkat daerah juga menyiapkan fasilitas pendukung untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, misalnya, akan menyediakan layanan bus pengumpan atau shuttle bus untuk memudahkan masyarakat menuju lokasi pameran.
Fasilitas lain yang disiapkan meliputi musala dan tangki air untuk berwudu. Pengunjung juga akan disuguhi berbagai pertunjukan seni dan budaya yang diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Banua sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Ahmad berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat membuat Kalsel Expo 2026 tidak berhenti sebagai ajang pameran dan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang kerja sama dan menghasilkan transaksi bisnis yang memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk datang dan mencintai produk lokal. Dengan membeli produk UMKM Kalimantan Selatan, kita ikut menggerakkan roda perekonomian daerah, membuka peluang usaha baru, serta mewujudkan Banua yang semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Red/Onenewskalsel








