BALANGAN, ONENEWSKALSEL – Lingkungan sekolah tidak selalu luput dari berbagai potensi bahaya. Keberadaan ular, tawon, kalajengking hingga hewan liar lainnya dapat menjadi ancaman apabila tidak dikenali dan ditangani dengan tepat.
Untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memberikan edukasi kepada siswa SDIT Al-Istiqamah, Kelurahan Paringin Kota, Senin (13/7/2026).
Edukasi tersebut mengangkat tema “Kewaspadaan Terhadap Hewan Berbahaya yang Ada di Sekitar Sekolah”. Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai jenis-jenis hewan yang berpotensi membahayakan serta cara menghindari risiko ketika menemukannya di lingkungan sekolah.
Staf BPBD Kabupaten Balangan, Rudiansyah, mengatakan materi yang diberikan tidak hanya sebatas mengenalkan jenis hewan berbahaya, tetapi juga membekali siswa dengan langkah yang tepat ketika menghadapi situasi tersebut.
Beberapa hewan yang dikenalkan di antaranya ular, kalajengking, tawon atau lebah, anjing liar, dan lipan. Siswa juga diberikan pengetahuan mengenai tindakan yang harus dilakukan untuk menghindari gigitan atau sengatan.
“Kami ingin anak-anak dan guru memiliki pengetahuan dasar untuk mengenali potensi bahaya di lingkungan sekolah. Jika menemukan hewan berbahaya, mereka diharapkan tidak panik dan mengetahui langkah yang harus dilakukan,” ujar Rudiansyah.
Menurutnya, edukasi keselamatan kepada anak-anak merupakan bagian penting dalam membangun budaya kesiapsiagaan sejak usia dini. Pengetahuan sederhana mengenai cara mengenali potensi bahaya diharapkan dapat membantu siswa mengambil tindakan yang lebih aman ketika menghadapi kondisi darurat.
BPBD Balangan pun berkomitmen untuk terus memberikan edukasi serupa di berbagai satuan pendidikan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman siswa maupun tenaga pendidik mengenai keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan sekolah.
Pihak SDIT Al-Istiqamah menyambut baik kegiatan tersebut. Edukasi dinilai memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi siswa dan tenaga pendidik, terutama dalam menghadapi potensi keberadaan hewan berbahaya di sekitar lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, BPBD Balangan berharap kesadaran terhadap keselamatan dapat tumbuh sejak usia sekolah. Dengan bekal pengetahuan yang cukup, siswa diharapkan mampu mengenali potensi bahaya, tetap tenang, serta mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.
Red/Onenewskalsel








