BALANGAN, ONENEWSKALSEL – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran mulai dikenalkan kepada pelajar di Kabupaten Balangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memberikan edukasi sekaligus pelatihan dasar pemadaman kebakaran kepada siswa SMA Negeri 1 Halong, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut tidak hanya diisi dengan penyampaian materi. Para siswa juga diperkenalkan secara langsung dengan sejumlah peralatan pemadam kebakaran serta diberi kesempatan mempraktikkan cara penggunaannya di bawah pendampingan petugas BPBD.
Staf BPBD Kabupaten Balangan, Rudiansyah, yang menjadi narasumber dalam kegiatan itu menjelaskan fungsi dan cara pengoperasian berbagai peralatan pemadam, di antaranya mesin pompa air portabel dan selang pemadam.
Menurutnya, pemahaman mengenai penanganan kebakaran perlu diberikan sejak dini agar para siswa memiliki pengetahuan dasar ketika menghadapi situasi darurat, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada adik-adik siswa tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran. Dengan mengenalkan alat dan cara penanganannya, diharapkan siswa mampu melakukan tindakan awal yang tepat jika terjadi kebakaran di lingkungan sekolah maupun rumah,” kata Rudiansyah.
Setelah mendapatkan penjelasan, siswa kemudian mengikuti sesi praktik. Mereka mencoba menggunakan peralatan pemadam dengan arahan petugas BPBD untuk memahami langkah penanganan awal ketika terjadi kebakaran.
Selain praktik, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab dan simulasi lapangan. Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempelajari jenis-jenis kebakaran, faktor penyebab, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran.
Simulasi kemudian dilanjutkan dengan praktik penyemprotan air menggunakan selang pemadam. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman langsung bagi siswa dalam mengenali peralatan sekaligus memahami prosedur dasar pemadaman.
Rudiansyah berharap edukasi tersebut dapat mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih tanggap terhadap potensi bencana.
“Diharapkan melalui sosialisasi ini, SMA Negeri 1 Halong dapat menjadi sekolah yang lebih siap dan tanggap dalam menghadapi risiko bencana, khususnya kebakaran,” ujarnya.
BPBD Kabupaten Balangan berencana melanjutkan kegiatan serupa di sejumlah sekolah lainnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan sekaligus meningkatkan pengetahuan pelajar dalam menghadapi kondisi darurat.
Dengan pembekalan sejak di bangku sekolah, para siswa diharapkan tidak hanya mampu mengenali risiko kebakaran, tetapi juga memahami langkah awal yang tepat dan aman ketika menghadapi keadaan darurat.
Red/Onenewskalsel








