TP PKK Balangan Cetak Kader Profesional, Kompetensi Diperkuat Lewat Pelatihan ToT

BALANGAN, ONENEWSKALSEL – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Balangan terus memperkuat kapasitas kader agar semakin profesional dalam menjalankan peran pemberdayaan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Training of Trainer (ToT) yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan kader dalam menyampaikan materi, membangun komunikasi efektif, sekaligus menjadi fasilitator pelatihan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang difasilitasi AS Academy – Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Profesi BNSP itu tidak hanya memberikan pembekalan secara teori. Para peserta juga mendapat kesempatan mengasah keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pelatih yang mampu menyampaikan materi secara komunikatif, percaya diri, dan mudah dipahami.

Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huryati Hadi, mengatakan peningkatan kompetensi kader menjadi bagian penting dalam memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat.

Menurut dia, kader PKK dituntut tidak hanya aktif menjalankan berbagai program organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memberikan edukasi dan menggerakkan masyarakat secara efektif.

“Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga keterampilan praktis agar mampu menjadi pelatih yang komunikatif, percaya diri, serta dapat menyampaikan materi secara menarik dan mudah dipahami,” ujar Sri Huryati.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan beragam materi yang berkaitan dengan kebutuhan kader di lapangan. Di antaranya public speaking, kepemimpinan, training of trainer, kehumasan, service excellent, pemasaran digital, pemasaran melalui media sosial, hingga pembuatan konten.

Penguatan kemampuan tersebut dinilai semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan pola komunikasi masyarakat yang terus berubah.

Kader PKK diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sehingga pesan-pesan edukasi dan program pemberdayaan yang disampaikan kepada masyarakat dapat diterima dengan lebih efektif.

Baca Juga  Karhutla Kalsel Tembus 1.903 Kejadian, Lebih dari 9 Ribu Hektare Lahan Terdampak

Selain peningkatan keterampilan, kegiatan ToT juga memberikan peluang bagi peserta untuk memperoleh Sertifikat Kompetensi Nasional bagi mereka yang dinyatakan kompeten setelah mengikuti uji kompetensi sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sertifikasi tersebut diharapkan menjadi nilai tambah sekaligus bentuk pengakuan atas kompetensi kader dalam menjalankan peran sebagai pelatih maupun fasilitator.

Sri Huryati menegaskan, kader yang memiliki kemampuan dan kompetensi yang baik akan semakin memperkuat posisi PKK dalam mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

“Kader PKK diharapkan mampu menjadi penggerak yang semakin profesional, adaptif, dan efektif dalam menyampaikan edukasi serta mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Balangan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Balangan berkomitmen terus mendorong lahirnya kader-kader yang memiliki kapasitas, keterampilan, dan keahlian yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penguatan sumber daya manusia kader pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan program PKK di tingkat kabupaten hingga masyarakat.

Dengan kader yang semakin kompeten, TP PKK Balangan optimistis peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dapat berjalan lebih optimal.

Red/Onenewskalsel