Kabut Asap Mulai Ganggu Udara Balangan, Dinkes Balangan Himbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

BALANGAN, ONENEWSKALSEL – Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Balangan karena paparan asap dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Cuaca panas dan kondisi kering yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir turut meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dampaknya, kualitas udara di sejumlah wilayah mulai terganggu akibat asap yang terpantau pada siang hingga malam hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, H. Ahmad Sauki, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya peningkatan kasus ISPA secara signifikan.

“Kalau dari Dinkes, kami masih belum mendapat laporan dari lapangan. Dari sisi surveilans epidemiologi juga belum ada lonjakan ISPA,” ujar Sauki, Selasa (18/8/2026).

Meski belum ditemukan adanya lonjakan kasus, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan. Dinkes mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi udara sedang dipenuhi asap.

Penggunaan masker juga dianjurkan bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi paparan langsung terhadap partikel asap yang dapat mengganggu saluran pernapasan.

Dinkes juga mengingatkan masyarakat agar sementara waktu menghindari aktivitas olahraga di luar ruangan apabila kualitas udara sedang buruk.

Menurut Sauki, berolahraga dalam kondisi udara yang tercemar asap justru dapat meningkatkan paparan terhadap saluran pernapasan karena kebutuhan oksigen saat beraktivitas fisik menjadi lebih tinggi.

“Kalau udara di sekitar kurang baik, kalau bisa jangan olahraga terlebih dahulu. Karena meskipun kita olahraga, tetapi terpapar asap, itu jadi tidak sehat,” jelasnya.

Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Jika mulai mengalami keluhan yang mengarah pada ISPA, seperti batuk, pilek, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya, warga disarankan segera memeriksakan kondisi kesehatannya ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga  Personel Karate Polda Kalsel Borong Dua Gelar di Kejuaraan Nasional Piala Rektor Udinus II 2026

Sauki memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan. Pelayanan ISPA di puskesmas dapat ditanggung melalui BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pengobatan ISPA di puskesmas itu gratis yang dibiayai BPJS. Jadi masyarakat jangan takut untuk berobat ke puskesmas,” katanya.

Dinkes Balangan berharap masyarakat dapat ikut menjaga kesehatan selama kondisi udara terdampak kabut asap. Mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker saat berada di luar rumah, serta segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan menjadi langkah penting untuk mencegah dampak yang lebih serius.

Di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi karhutla, kewaspadaan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan sekaligus membantu mengurangi risiko paparan asap.

Red/Onenewskalsel