BALANGAN, ONENEWSKALSEL – Upaya mencegah stunting terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Balangan. Salah satunya melalui pembiasaan pola makan sehat sejak usia sekolah dengan mengajak pelajar lebih gemar mengonsumsi sayur dan buah.
Langkah tersebut dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan melalui Gerakan Suka Sayur dan Buah yang digelar di SMP Negeri 4 Paringin, Kecamatan Paringin Selatan, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya memenuhi kebutuhan pangan bergizi untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatan.
Beragam kegiatan digelar untuk menarik minat para siswa, mulai dari senam bersama, pembagian buah, permainan interaktif hingga sosialisasi mengenai pentingnya konsumsi sayur dan buah dalam penerapan pola pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).
Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huryati Hadi, menilai usia remaja merupakan fase penting dalam pertumbuhan fisik sekaligus perkembangan kecerdasan. Karena itu, pemenuhan kebutuhan gizi yang baik perlu menjadi perhatian sejak dini.
Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi, termasuk sayur dan buah, menjadi salah satu bagian penting dalam membangun generasi yang sehat sekaligus mendukung upaya memutus mata rantai stunting.
“Kalau remajanya sehat dan rajin makan sayur dan buah, insyaallah rantai stunting di Kabupaten Balangan bisa kita putus bersama-sama,” ujarnya.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kabupaten Balangan, Dewi Diniati, mengatakan Gerakan Suka Sayur dan Buah tidak hanya bertujuan membangun kebiasaan makan sehat di kalangan pelajar.
Program tersebut juga menjadi sarana untuk mengenalkan berbagai hasil pertanian lokal kepada anak-anak, sehingga mereka semakin memahami pentingnya pangan sehat yang tersedia di lingkungan sekitar.
“Kami berharap anak-anak terbiasa makan sayur dan buah, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga dapat menerapkan pola hidup sehat sejak dini,” katanya.
Dukungan terhadap gerakan tersebut juga datang dari SMP Negeri 4 Paringin. Pihak sekolah sebelumnya telah membiasakan siswa menerapkan pola makan sehat melalui kegiatan makan bersama dengan konsep “Isi Piringku” yang dilengkapi sayur dan buah.
Selain membiasakan pola makan sehat, sekolah juga mengembangkan kegiatan penanaman sayuran dengan melibatkan para siswa. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik mendapatkan pengalaman langsung mengenal proses menanam hingga menghasilkan bahan pangan.
Kepala SMP Negeri 4 Paringin, Murjiah, berharap kebiasaan baik yang dibangun di lingkungan sekolah dapat terus diterapkan para siswa di rumah.
“Kami berharap kebiasaan mengonsumsi sayur dan buah yang dibangun di sekolah dapat diteruskan di lingkungan keluarga, dengan dukungan orang tua dalam menyediakan buah dan sayuran di rumah,” tuturnya.
Melalui Gerakan Suka Sayur dan Buah, DKP3 Balangan berharap kesadaran terhadap pentingnya pangan bergizi semakin tumbuh di kalangan pelajar. Kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi menjadi bagian dari pola hidup sehat yang diterapkan secara berkelanjutan bersama keluarga.
Dengan membangun kebiasaan makan sehat sejak usia sekolah, upaya pencegahan stunting diharapkan dapat dilakukan secara lebih dini sekaligus mendorong lahirnya generasi Balangan yang sehat dan berkualitas.
Red/Onenewskalsel








